Senin, 16 Januari 2012

Outing Bali part II

Ke Bali untuk kedua kalinya. Yay!!! kali ini bareng sama teman2 kantor yang baru, Danareksa. Paling seneng banget nih kayak gini, jalan2 dibayarin kantor, dapet uang saku, fasilitas udah kaya orang kaya.. hahaha. Yang paling berkesan, outing kali ini bisa mampir ke tempat2 wisata bali lebih banyak dibanding outing sebelumnya :) dengan waktu yang sama, 3 hari 2 malam.

Dari bandara menuju hotel, intercontinental, Jimbaran kira2 10 menit menggunakan bus yang disediakan kantor. 
Berhubung saya dan rombongan nyampe pagi, jadi kita berencana jalan2 dulu. Sewa travel dg harga 300-400rb an muter2 deh seharian. 
Sampe hotel, bunyi2 ombak pantai menyapa *lebay* karena view depan hotel adalah pantai Jimbaran. Tapi travel yang kita pesan sudah menanti, jadi kita jalan2 dulu :)
Ok, tujuan kita kali ini adalah kintamani, ubud, sukowati. Selain tujuan tersebut searah, pemandangan bagus dan saya belum pernah kesana, hehe.

Pantai jimbaran
Kintamani 
Kintamani terletak paling puncak dari tujuan yg kami list, jadi kami memutuskan untuk kesini lebih dulu. Sayang, begitu nyampe puncak, hujan deras :( kabut tebal diisepanjang danau. Tidak memungkinkan untuk turun. Jadilah kami hanya makan pop mie disini, poor me. Sebetulnya ada restoran halal, tapi harganya tidak masuk akal. 
Oh iya, sekedar sharing, untuk yang muslim sebaiknya ketika mendapatkan musholla atau masjid sebaiknya langsung di jama' saja karena di bali susah untuk menemui masjid. Gak mungkin kita numpang sholat ditoko2 pinggir jalan, but i did it *kepepet* . Direstoran ini kebetulan ada mushola, kami hanya numpang sholat disini :D
Begitu hujan agak reda, kami langsung balik arah menuju Ubud, sepanjang perjalanan ini pamandangannya cukup bagus, bagus banget malahan. Klo pernah ke puncak Cianjur, mungkin seperti itu gambarannya. Nyampe Ubud, kami langsung disambut monyet, hahaha. HTM disini 20rb. 
Ubud
Karena hari udah makin sore dan maghrib kita udah harus nyampe hotel, sukowati hanya lewat aja. Lihat dari jendela..dudududu... padahal udah bayangin nawar-nawar harga.
Hari berikutnya, kita ke Kuta, Tanah Lot, Krisna.

Tanah Lot
With Tike ;)

Selamat berpetualanggg.. ^_____^
Jangan lupa bawa  peralatan yg dibutuhkan: payung, mukena (buat cewek :p), sunblock, kacamata, karena cuaca akhir2 ini susah ditebak, Peta meski dari pihak travel udah menyediakan. *ala dora*

Kamis, 28 Juli 2011

Pulau Onrust, Cipir dan Kelor


Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor merupakan pulau yg berada di kawasan kepulauan seribu. Tiga pulau inilah yang masih menyimpan sejarah penjajahan belanda di indonesia beberapa abad yang lalu, berupa benteng, rumah sakit, area pemakaman belanda, senjata, dan benda2 lainnya. 
Bersama komunitas Nol Derajat, mungkin karena adminnya adalah mahasiswa arkeologi UI, jadi jalan2 kali ini adalah ke musium, hahaha.. akhirnya kemusium juga. Kalo nggak, bisa jadi terakhir kali ke musium waktu SD :D
Kali di daerah Kota Tua


Hanya dengan bermodal seratus ribu, empat pulau terlampaui.  Sayangnya kami tidak mengunjungi satu pulau yang lainya, padahal dekat.  Dia adalah Pulau Bidadari.. yahhh, may be next time. ^^
Start trip kami dari Kota Tua Jakarta sekitar jam setengah 10. Dari sini kami berjalan kaki menuju angkot arah muara kamal. Satu pelajaran yang bisa diambil saat menuju angkot adalah kami melewati kali (sambil nutup hidung). Konon, kali ini saat penjajahan Belanda menjadi tempat pembuangan limbah tebu. Mirisnya, air dikali ini merupakan sumber air penduduk sekitar (MCK). 
Karena air yang tidak sehat, banyak masyarakat yang terjangit penyakit lepra.
Sampai ke Muara Kamal, kami naik perahu menuju Pulau Cipir. Perjalanan menghabiskan waktu 30 menit. Air laut sepanjang perjalanan tidak kalah hitamnya kalau saya bandingkan dengan air laut di Ancol. Begitu banyaknya limbah yang terbuag. Dan bisa dibayangkan betapa tidak sehatnya laut sekitar kita. 
Yuk mari kita berangkat :)
Prasasti Pulau Cipir Kayangan
Pulau Bidadari dilihat dari Pulau Cipir
Bangunan di Pulau Cipir.
Pantai di sekitar pulau Cipir
Beginilah bangunan-bangunan yang ada di Pulau cipir. Sudah tidak terawat tetapi kita masih bisa melihat bentuk bangunannya. Salah satu bangunannya adalah sebuah rumah sakit. Yang dijamannya difungsikan sebagai rumah sakit untuk jamaah haji atau masyarakat Kota Batavia yang terjangkit penyakit menular akibat limbah kali. Terdapat juga benteng, namun sudah hancur, hanya tinggal fondasinya saja. Benteng ini hancur karena di bom oleh tentara Inggris yang ingin merebut kekuasaan Belanda di Indonesia. 


Jembatan penghubung Pulau Cipir dengan Pulau Onrust
Jembatan diatas adalah jembatan penghubung antara pulau onrust dengan pulau cipir. Sayangnya, jembatan ini juga sudah hancur dan tidak bisa digunakan lagi. Jembatan ini hancur akibat letusan Gunug Krakatau.
Dari Pulau Cipir, kami menuju Pulau Kelor. Pulau nya lebih kecil dari Cipir. Namun pemandu mengatakan bahwa pulau ini sebelumnya lebih besar dari yang sekarang yang disebabkan oleh abrasi dan hancurnya bangunan disekitarnya diakibatkan oleh letusan gunung krakatau. Satu2nya bangunan yang bisa kita lihat disini adalah Benteng Martelo, yang bentuk bangunannya terinspirasi dengan Benteng Bangsa Portugis karena kekuatannya.
Pulau Kelor
Benteng Martelo
Reruntuhan benteng dan bangunan di Pulau Kelor
Menepi di Pulau Kelor

Mari menuju Onrust. Kata ONRUST, diambil dari Bahasa Belanda yang berarti tidak pernah istirahat. Sama seperti Pulau cipir, disini kami masih bisa melihat sisa-sisa bangunan tempoe doloe. ^^ Ada yang sudah dipugar, ada yang dibiarkan begitu saja alias tidak terawat, ada pula yang tinggal fondasinya saja.
Prasasti Pulau Onrust
Pada jamannya, pulau Onrust merupakan pusat transit kapal-kapal pemerintahan Belanda sebelum pindah  membangun pelabuhan di Tanjuk Priuk. Disini mereka juga menyimpan rempah2 hasil pribumi yang akan diangkut ke Negara mereka. Pada suatu hari, gudang tempat mereka dihancurkan oleh penduduk sekitar yang sudah tidak tahan akan kelaparan yang mereka alami. Hingga sampai saat ini, gudang ini sudah hanya tinggal fondasi saja. Pulau Onrust juga difungsikan untuk menampung para calon jamaah haji. Hal ini disiasati karena pemerintah belanda sadar akan kekuatan massa umat islam yang di pimpin oleh para kiai bisa menghancurkan mereka. Tapi mereka berkilah pada para jamaah haji bahwa mereka disatukan disini agar terbiasa dengan keadaan laut. 

Salah satu box yang berisi pecahan2 keramik di musium Ornust. Musium ini sebelumnya adalah rumah seorang dokter Belanda. Awalanya musium diletakkan di Gereja Onrust, namun telah dipindahkan. Dan saat ini geraja tersebut telah ditutup.
Pemakaman Belanda
Bangunan Penjara
Bercerita tentang pulau yang sudah tidak terawat, bekas penjajahan belanda, rumah sakit, dan di Indonesia, pasti akan selalu dikaitkan dengan mistis. Demikian pula disini, Pulau Onrust terkenal dengan cerita2 angkernya. Hal ini karena ada seorang putri belanda,Maria, yang masih berusia 12 tahun sering menampakkan diri. Konon cerita, putri ini sedang menanti seseorang dari barat. wkwkwkwkwk.


  Have a nice trip O_o


Jumat, 22 Juli 2011

Redirect halaman pada frame

Redirect halaman digunakan untuk mengarahkan halaman tertentu ke halaman lain. Misalnya jika session time out maka page user akan diarahkan ke halaman index (otomatis) atau ada link tertentu (menggunakan a href atau button ).

Berikut beberapa contoh redirect halaman (tanpa menggunakan frame)
1. < a href="halamanlain.html">Klik disini </a>
2. <meta http-equiv="refresh" content="0; url=index.php">
3. header("Location: index.php");
4. <script type="text/javascript">window.location = "index.php";</script>

Jika menggunakam frame, biasanya kita akan meletakkan link redirect disalah satu frame. Jika yang dimaksud redirect tersebut adalah untuk mengubah header url maka kita harus menutup semua frame. Sebagai contoh, link Log Out difungsikan untuk menutup semua session dan akan diarahkan ke halaman index. Berikut contoh redirect pada frame:
1. <a href="logout_process.php" target="_top">Log Out</a>
2. <SCRIPT LANGUAGE='JavaScript'>
    window.parent.location='index.php'
   </SCRIPT>

Semoga bermanfaat ^^

Senin, 11 Juli 2011

Siapa Mahram Saya

Mahram, adalah sebutan untuk lawan jenis yang tidak bisa dinikahi. Namun masih ada beberapa diantara kita menyebutnya dengan kata Muhrim, padahal yang dimaksud adalah Mahram. Muhrim adalah sebutan untuk orang yang sedang berihram dalam ibadah haji dan belum melakukan tahlul (pemotongan sebagian rambut).

Berdasarkan QS Annisa:23, yang termasuk mahram dari kalangan laki-laki adalah:
  1. Ummahatukum, Ibu dst keatas seperti nenek
  2. Banatukum, Anak perempuan dst kebawah seperti cucu, cicit
  3. Akhwatukum, Saudara perempuan sekandung
  4. 'Ammatukum, Saudara perempuan ayah (bibi)
  5. Khalatukum, Saudara perempuan ibu (bibi)
  6. Banatul Akhi, Anak perempuan dari saudara laki-laki (Keponakan)
  7. Banatul Ukhti, Anak perempuan dari saudari perempuan (Keponakan)
  8. Ummahatukumul lati Ardho'nakum, Ibu-ibu yang menyusui kamu
  9. Akhwatukum minar radha'ah, Anak perempuaan sepersusuan
  10. Ummahatu binisa'ikum, Mertua (pr)
  11. Anak tiri mu yang masih dalam pemeliharaan, dan istrimu sudah dicampuri
  12. Menantu
  13. Adik atau kakak yang sekandung dari hasil pernikahan (ipar)
Sedangkan untuk Mahram perempuan adalah sebaliknya.

Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS: An-nisa:23).
 Wallahu a'lam bisshawab.

Nama-nama bulan di kalender Hijriyah

Hafal nama2 bulan dikalender Masehi? "Pasti". Hafal nama2 bulan dikalender Hijriyah? "mmmmm..".  Kalender Hijriyah ditetapkan berdasarkan rotasi bulan (Qomariyah). Bahwa setahun ada dua belas bulan, berdasarkan firman allah sebagai berikut:
” إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ “( التوبة :36)
“ Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, “ (Q.S. Al-Taubah : 36)
Nama-nama bulan tersebut adalah:
  1. Muharram
  2. Safar
  3. Rabi'ul 'Ula / Rabiul awal
  4. Rabi'ul Tsani / Rabiul Akhir
  5. Jumadil Ula
  6. Jumadil Tsani
  7. Rajab
  8. Sya'ban 
  9. Ramadhan 
  10. Syawal
  11. Dzul Qa'dah
  12. Dzul Hijjah
Sangat penting untuk mengetahui hitungan bulan hijriyah ini karena hal-hal yang terkait ibadah akan dihitung berdasarkan kalender hijriyah (qomariyah) bukan kalender masehi (syamsiyah), seperti kewajiban puasa, haji, perhitungan satu haul perniagaan, masa iddah.
Dalam bulan-bulan itu ada yang disebut bulan-bulan haram. Yang dimaksud dengan bulan haram adalah dimana pada bulan itu diharamkan untuk berperang. Bulan-bulan itu adalah Dhulqa'dah, Dhulhijjah, muharram, dan rajab.

Senin, 04 Juli 2011

JFans United di Pekan Raya Jakarta

We are one, we unite demikian slogan dari JFans atau Japan Fans ini. Acara ini  di meriahkan dengan cosplay, cover dance, band indi yang bawain lagu2 jepang, kabaret dll. Pokoknya semua berbau-bau jepang (yaiyalah masa betawi.. hahaha ) ^^






Yap.. itulah sebagian foto2 cosplayer yang berhasil diabadikan *halah*.. masih banyak banget cosplayer lainnya. Dan ternyata cosplay ini dilomba-in, yang menang akan dikirim ke Singapura untuk mengikuti ajang yang sama.
ini dia para pemenangnya
Bener-bener niat abis ngikutin even ini. Acara dimulai dari jam 2, dan kami dateng dari jam 11 siang.. mantaplah. Akhirnya jam 9 malem udah capek, padahal acara selesai jam 11 malem. yuk mari kita pulang chinguuuu.... arigato gozaimatsu *gk tau cara nulisnya ^^
kalo ini khas sulawesi..wkwkwk *gk nyambung
partner ke PRJ. Gomawo chingu-yahhh (malah pake bahasa korea.. hahahaha)

Jumat, 01 Juli 2011

Ikhtiar Dan Doa

Ikhtiar adalah doa atau ikhtiar sambil berdoa.
Entah ungkapan mana yang lebih tepat dari statement tersebut. Jika kita menginginkan sesuatu, menurut saya aksi kita terhadap sesuatu itu merupakan segalanya. Dengan kata lain, jika kita tidak melakukan apapun mustahil hal yang kita inginkan akan terwujud. Hanya berdiam diri, pasrah, menunggu keajaiban.. fiuh seperti kalah sebelum bertanding.
Lalu bagaimana dengan doa? lagi2, menurut saya... doa juga merupakan salah satu ikhtiar akan suatu pencapaian. Menginginkan sesuatu kemudian hanya berdoa saja, seperti tidak melakukan apapun. Sama seperti orang yang hanya mengadahkan tangan mengharap belas kasihan dari orang lain. Berusaha dengan maksimal, apapun hasilnya akan lebih baik.. karena akan ada proses yang bisa menjadi pelajaran, pengalaman yang tak akan ternilai harganya. Man Jadda wajada.